Penanganan dan Pengolahan susu
Penanganan awal yang harus dilakukan pada susu setelah pemerahan adalah pasteurisasi. Pasteurisasi perlu dilakukan untuk mencegah penularan penyakit dan mencegah kerusakan karena mikroorganisme dan enzim. Kondisi pasteurisai dimaksudkan untuk memberikan perlindungan maksimum terhadap penyakit yang dibawa oleh susu, dengan mengurangi seminimum mungkin kehilangan zat gizinya dan sementara itu mempertahankan semaksimal mungkin rupa dan cita rasa susu mentah segar. Bila dilaksanakan dengan tepat pasteurisasi dapat menghancurkan semua organisme patogen (Sulandra dkk, 1992).
Langkah-langkah pasteurisasi susu dengan panas dapat dikerjakan langsung di lokasi pemerahan untuk menghindari kerusakan pada susu, bila proses ini ditunda terlalu lama maka kerusakan pada susu akan semakin cepat terjadi. Langkah tersebut adalah :
1. Masukkan air susu dalam suatu wadah/panci
2. Ambil wadah/panci dengan ukuran lebih besar dari wadah pertama. Kemudian isi dengan air dingin lebih dari setengahnya
3. Masukan panci lebih kecil kedalam panci yang lebih besar
4. Letakkan panci diatas pemanas api, tanpa ditutup supaya uap air tidak menetesi susu
5. Masak perlahan-lahan dengan api sedang, sampai suhu air pada panci mencapai 65oC
6. Bila suhu air sudah mencapai 65oC, pertahankan suhu selama 15 menit, bla perlu api dikecilkan
7. Angkat panci yang berisi susu dan dinginkan secepatnya
8. Simpan pada suhu5oC-10oC (dalam lemari es) atau bisa juga didalam frezeer
Susu merupakan bahan dasar berbagai olahan susu. Yang dimaksud dengan hasil olahan susu adalah produk yang dibuat dari susu atau produk-produk suatu perlakuan terhadap susu. Terdapat beberapa jenis produk olahan susu, diantaranya susu kental manis, keju, es krim, yoghurt, dodol susu dan krupuk susu (Hermain,2001 dan Padaga; Sawitri, 2005).
Proses pengolahan ini sebagian besar bisa dikerjakan pada skala rumah tangga atau kelompok dengan memperhatikan sanitasi lingkungan tempat pengolahan untuk menghindari tercemarnya susu dari mikroorganisme penyebab kerusakan (Trisnawati, 2002). Adapun cara-cara dalam proses pengolahan tersebut adalah :
Susu Kental Manis
Bahan :
- Susu 400 ml
- Susu bubuk skim 200 gr
- Gula pasir 400 gr
- Penyedap bubuk coklat
Cara Pengolahan :
- Gula dilarutkan dalam susu segar, kemudian dipanaskan selanjutnya disaring
- Susu yang sudah disaring dimasukkan kedalam blender
- Susu bubuk skim dimasukkan perlahan-lahan kedalam susu segar yang ada didalam blender
- Pengadukan dalam blender dilakukan selama 10 menit
- Susu dimasukkan kedalam wadah atau botol jam
- Lakukan pasteurisasi pada suhu 70oC selama 30 menit
Dodol Susu
Bahan :
- Susu segar 400-500 cc
- Santan kental 400-500 cc (dari 1butir kelapa ukuran sedang)
- Gula pasir 400-500 gr
- Pisang atau tape kira-kira 700 gr
Cara Pengolahan :
- Susu dan gula dimasak dengan api sedang dalam wajan sampai gula larut
- Masukkan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk rata
- Setelah santan menyatu dengan bahan lain, masukkan bahan padatan tape atau pisang yang telah dihaluskan kedalam wajan
- Api dapat dibesarkan, setelah agak kental kecilkan apinya. Lakukan pengadukan sampai kental dan kalis
- Turunkan wajan dari pemanas dan bisa langsung dicetak dengan cetakan segi empat yang dibawahnya dilapisi dengan kertas roti atau plastik
- Dodol dapat dilepas dari cetakan apabila sudah dingin dan dodol siap untuk dikonsumsi atau dibungkus dan dikemas
Krupuk Susu
Bahan :
- Susu segar 1 liter
- Tepung kanji 1-1,5 kg
- Bawang merah
- Garam
Cara Pengolahan :
- Rebus susu hingga mendidih, sedangkan garam dan bawang merah dihaluskan dan dicampur dengan kanji
- Tuang susu yang sudah mendidih kedalam adonan tepung kanji sedikit demi sedikit, adonan diuleni terus hingga menjadi adonan yang tidak lengket ditangan
- Masukkan adonan kedalam air panans mndidih hingga matang, angkat dan dinginkan. Kemudian adonan yang sudah matang tadi bisa diiris tipis-tipis, dijemur dan akhirnya digoreng
Es Krim
Bahan :
- Susu segar 500 cc
- Gula pasir 100 gr
- Susu bubuk skim 50 gr
- Buah nangka 200 gr, blender sampai halus
- Tepung maizena 30 gr (sebagai pengental), larutkan dengan sedikit air
- Telur ayam segar 5 butir (kuningnya saja)
- Garam dapur ¼ sendok teh
- Vanili ¼ sendok teh
Cara Pengolahan :
- Masak susu dan gula sampai mendidih dengan api kecil, kemudian masukkan susu bubuk skim, aduk rata dan saring adonan yang menggumpal. Kemudian masukkan maizena yang telah dilarutkan air, aduk sampai rata sampai mengental, angkat dan dinginkan
- Kocok, telur, garam dan vanili sampai lembut dalam mangkuk besar
- Masukkan adonan susu kedalam kocokan telur, masukkan juice nangka. Kocok kembali sampai rata dan lembut kemudian adonan ditutup dengan plastik supaya tidak terbentuk langit-langit
- Masukkan kedalam freezer kira-kira 3 jam sampai adonan sebagian membeku
- Keluarkan, tuang kedalam mangkuk, kocok dengan mixer sampai halus, masukkan kembali ke freezer. Lakukan proses ini 2-3 kali baru tuang kedalam cetakan atau wadah. Terakhir masukkan lagi kedalam frezzer sampai menjadi es krim
Tip yang harus diperhatikan :
- Selama proses pengocokan, lakukanlah didalam wadah berisi potongan-potongan es batu agar tetap dingin
- Pada waktu adonan es krim dibekukan, gunakan wadah tertutp dari plastik
Yoghurt
Bahan :
- Susu segar 1 liter
- Susu skim 5%
- Coklat atau air buah-buahan (juice)
- Stater 2%
- Gelatin atau agar 0,1%-0,3%
Cara Pengolahan :
- Susu di pasteurisasi pada suhu 70oC selama 30 menit. Masih dalam keadaan panas tambahkan larutan gelatin atau agar
- Suhu diturunkan sampai mencapai 43oC
- Kemudian ditambahkan stater sebanyak 2%, selanjutnya aduk sampai rata
- Kemudian masukkan kedalam stoples, di inkubasikan pada inkubator pada suhu 43oC selama 3 jam (kriteria selesainya permeraman, bila pH sudah mencapai 4-4,5)
- Setelah pemeraman yoghurt harus disimpan dalam keadaan dingin + 5oC. Bila akan diminum sebaiknya dipanaskan terlebih dahulu pada suhu yang tidak terlalu tinggi (pasteurisasi)
Selamat Datang
Selamat mengakses blog ini semoga pikiran yang baik datang dari segala penjuru
Selasa, 10 Maret 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar